Alhamdulillah,
Allah SWT memberikan kesempatan lagi untuk melihat keindahan ciptaan Nya.
Perjalanan kali ini adalah ke pulau Tidung untuk mengikuti Gathering Nasional
SEFTer Rian`s Group tanggal 18-19 April 2014. Pulau Tidung
merupakan tempat wisata yang cukup marak di kunjungi yang bisa disapa Tidung atau pulau Tidung, lokasinya berada
di kawasan kepulaun seribu yang terbentang di ujung barat kepulauan
seribu yang merupakan dua pulau yang berdampingan yang terdiri satu gugusan
yaitu pulau Tidung besar dengan
luas wilayah 5 hektare (terdapat pemukiman warga, beberapa
penginapan untuk pengujung serta fasilitas umum seperti puskemas, kantor
kelurahan, kantor kecamatan) dan pulai
Tidung Kecil dengan 3 hektare (terdapat tempat pertanian pohon
bakau, pohon kelapa, sukun area perkebunan). Pulau Tidung merupakan pulau paling
besar dianatara pulau yang berada di kepulauan seribu.
Perjalanan
ke Pulau Tidung dimulai dari Dramaga. Saya beserta keempat teman saya (Mas
Topo, Tita, Norma, n Fira) berkumpul di pertigaan Bara. Sekitar pukul 04.30
kami berangkat menuju stasin Bogor. Perjalanan menuju stasiun Bogor tidak lebih dari 30 menit karena jalan raya belum dipadati oleh kendaraan. Kami membeli tiket dengan tujuan stasiun Kota, kami tidak perlu
mengantri untuk membeli tiket karena waktu subuh belum banyak penumpang. Waktu tempuh dari stasiun Bogor ke stasiun Kota sekitar 1,5
jam. Perjalanan dari stasiun Kota menuju pelabuhan Muara Angke bisa ditempuh dengan menggunakan taksi, angkot, ojek dan bajaj. Karena buru-buru dan takut ketinggalan kapal, kami memilih ojek dengan ongkos 25.000 per orang. Di
pelabuhan Muara Angke kami berkumpul dengan teman-teman lain yang tergabung
kedalam SEFTer community.
Pemberangkatan
menuju pulau Tidung sekitar pukul 8 menggunakan kapal ferry tradisional dari
Muara angke jakarta. Kapal ini terbuat dari kayu yang dapat menampung penumpang 200 penumpang, jenis tempat duduknya adalah lesehan. Lama perjalanan sekitar 2 jam 30 menit untuk mencapai pulau Tidung. Perjalanan menuju Pulau
Tidung sangat memanjakan mata. Laut yang luas membentang, birunya warna langit
yang memberikan keteduhan dalam jiwa, gelombang yang tenang. Maha Besar Allah
telah menciptakan sedemikian indahnya alam ini.
Suatu
momen yang sangat dinantikan ketika tiba di pulau Tidung pastinya
dengan mengarungi keindahan bawah laut baik snorkling atau diving. Kebanyakan
dari pengunjung yang datang ke pulau Tidung lebih memilih kegiatan
snorkling. Bagi yang tidak bisa berenang bisa melakukan kegiatan ini karena alat snorkling di lengkapi dengan pelampung. Jangan takut dan
jangan panik jika anda ingin menikmati sensasi keindahan bawah laut, sangat di
sayangkan jika teman-teman selama bersnorkling tidak membawa atau menyewa kamera
dalam air karna teman-teman pasti ingin mengabadikan momen saat bersnorkling, bercanda dengan ikan serta terumbu karang yang indah tentunya.
![]() |
| siap-siap sebelum melakukan snorkling |
Untuk menikmati keindahan alam di sekitar Pualu
Tidung, kita bisa menyewa sepeda
dengan biaya sewa sebesar Rp 15rb selama 2 hari 1 malam jika tidak bisa
mengunakan sepeda teman-teman bisa juga mengunakan beca, bisanya harga untuk
sekali jalan dengan mengunakan kendaraan roda tiga ini seharga Rp 15rb/ sekali
jalan.
Tempat wisata
di pulau Tidung yang wajib juga
dikunjungi adalah jembatan Cinta sebuah jembatan panjang yang
menghubungi antara 2 pulau antara pulau tidung besar dan pulau tidung
kecil, ditempat tersebut terdapat permainan air atau water sport seperti
kano, banana boat, jetkey,dll. Teman-teman juga bisa bermain ke area
pulau Tidung besar dimana terdapat beberapa tempat untuk bersantai dan
bermain-main di bibir pantai sekaligus menikmati indahnya pantai barat di pulau
Tidung.
![]() |
| berpose di jembatan Cinta |




0 komentar:
Posting Komentar